Terapi dalam Merawat Lovebird agar Jinak dan Berani Bersuara

Terapi dalam Merawat Lovebird agar Jinak dan Berani Bersuara
(Foto: https://pixabay.com/id/photos/orang-yg-sedang-berkasih-kasihan-2895827/)

Semua tahu, lovebird merupakan burung yang unik karena kicauannya. Burung ini menjadi populer karena warna bulu yang menarik. Meski begitu, ada juga lovebird yang galak. Sehingga perlu dijinakkan agar menjadi peliharaan yang lembut. Merawat lovebird agar jinak memerlukan terapi. berikut ini Terapi dalam Merawat Lovebird agar Jinak dan Berani Bersuara.

Terapi Lapar

Terapi lapar ini pertama kali digunakan untuk menjinakkan lovebird yang liar. Biasanya, diperoleh dari hasil tangkapan. Sehingga karakter yang muncul adalah sifat asli burung di alam bebas. Dengan kata lain, belum tersentuh settingan.

Sesuai dengan istilahnya, terapi ini membuat lovebird merasa lapar. Tapi, cara ini tidak akan menyiksa. Jika sudah terlihat kelaparan, bisa diberi pakan millet atau biji-bijian. Pemberian makanan ini dilakukan menggunakan telapak tangan langsung.

Pemberian pakan secara langsung bertujuan membuat burung merasa bergantung. Sehingga akan tahu ada orang yang merawatnya setiap hari. Burung yang lapar lebih mudah untuk dilatih.

Terapi Air Ludah

Melihat dari topiknya saja, muncul banyak pertanyaan. Bahkan mungkin ada yang menganggap mustahil. Tapi, terapi air ludah ini benar adanya. Air ludah dipercaya bisa digunakan untuk menjinakkan lovebird.

Lebih terkejut lagi, air ludah tidak dicampur pada makanan atau minuman. Terapi dilakukan langsung. Oleskan ludah pada jari telunjuk. Kemudian langsung diberikan pada paruh burung. Langkah ini sebaiknya dikerjakan saat pagi hari. Tepatnya, setelah pengembunan.

Terapi Air

Terapi air mungkin terlihat lebih manusiawi daripada yang lain. Ini perlu dilakukan secara rutin. Sekalian juga memandikan hewan asal Afrika ini. Gunakan botol dilengkapi dengan spray. Percikan air diberikan dari atas. Sehingga terasa seperti air hujan.

Merawat lovebird agar jinak ini sangat mudah dilakukan pada kondisi hujan. Cukup memanfaatkan air hujan langsung. Tentunya pilih saat gerimis. Bawa burung dalam sangkar ke luar ruangan. Biarkan dalam rintik hujan selama 10 menit. Setelah itu segera bilas tubuh unggas ini dengan air bersih.

Terapi untuk merawat lovebird agar jinak ini cukup ampuh. Hal ini biasa dilakukan pada burung yang dilombakan. Mengingat, lovebird memiliki kicauan yang panjang dan unik. Maka dari itu, jinakkan dengan langkah yang tepat.

Demikian Cara Terapi dalam Merawat Lovebird agar Jinak dan Berani Bersuara. Semoga bermanfaat.

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *