Sudah Tahu Bagaimana Perbedaan Paru-paru Covid Vs Normal?

Sudah Tahu Bagaimana Perbedaan Paru-paru Covid Vs Normal?
(Foto: https://unsplash.com/photos/Pw9aFhc92P8)

Sudah Tahu Bagaimana Perbedaan Paru-paru Covid Vs Normal? Gejala Covid-19 paling banyak dialami adalah terjadinya komplikasi pada sistem pernapasan penderita. Dari tampilan foto thorax akan terlihat seberapa parah ciri-ciri paru-paru Covid vs normal.

Keadaan paru-paru penderita Covid-19 memang salah satu indikator seberapa parah Covid-19 sudah menyerang tubuh. Lalu, bagaimana sebenarnya perbedaan antara paru-paru Covid vs normal?

Fase Ringan

Pada fase awal masuknya coronavirus ke tubuh, organ yang diserang pertama memang pada bagian sistem pernapasan. Tubuh akan memunculkan beberapa gejala seperti batuk dan bersin. Dan apabila coronavirus sudah sampai di organ paru-paru, maka virus ini akan menyebabkan paru-paru penderita terisi cairan sehingga menyebabkan pneumonia.
Ketika dilakukan rontgen pada dada, maka paru-paru pasien akan mulai terlihat buram dan diumpamakan seperti kaca yang berembun karena terkena uap panas, atau dalam dunia kedokteran sering disebut dengan ground-glass opacity.

Fase Sedang

Pada fase selanjutnya, ketika sistem imun tidak bisa membunuh virus, maka cairan akan semakin menyumbat paru-paru. Dengan begitu, akan menyebabkan pneumonia paru-paru semakin memburuk sehingga membuat pasien sesak napas dan kesulitan menghirup oksigen.
Pada rontgen paru-paru juga akan terlihat area putih atau bercak semakin menutupi paru-paru, dan akan terlihat bercak yang tadinya berpencar mulai menyambung satu dengan yang lain.

Fase Berat atau Kritis

Pada fase berat atau kritis, kerusakan pada paru-paru juga akan meningkat dan berisiko tinggi hingga bisa menyebabkan gagal napas. Apabila kondisi gagal napas tidak menyebabkan kematian maka pasien biasanya adalah kerusakan paru-paru permanen.
Pada pasien berat dengan kondisi gagal napas, biasanya pasien akan butuh penggunaan ventilator dan paru-paru yang terisi cairan juga bisa menyebabkan berkurangnya kadar oksigen dalam darah.

Salah satu komplikasi yang bisa muncul pada kondisi ini adalah ARDS atau Acute Respiratory Distress Syndrome, dimana tampilan rontgen dada akan terlihat sudah putih pada kedua sisi. Kondisi seperti ini akan membuat paru-paru tak bisa lagi menghantarkan oksigen ke seluruh tubuh dan menyebabkan kegagalan organ vital hingga berujung kematian.

Itulah perbedaan tampilan paru-paru Covid vs normal pada hasil rontgen. Semakin berat fase yang dialami pasien Covid-19 maka kondisi tampilan paru-paru akan semakin berkabut dan memutih.

Demikian artikel yang berjudul Sudah Tahu Bagaimana Perbedaan Paru-paru Covid Vs Normal?. Semoga bermanfaat.

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *