Lancarkan Metabolisme Tubuh dengan Nutrisi Vitamin B dan Vitamin K

Lancarkan Metabolisme Tubuh dengan Nutrisi Vitamin B dan Vitamin K
(Foto: https://pixabay.com/id/photos/tomat-tanaman-keras-tomat-panicle-3114936/)

Kebutuhan tubuh akan vitamin tentu telah diketahui. Maka dari itu, penting melengkapi kebutuhan vitamin tubuh. Lancarkan Metabolisme Tubuh dengan Nutrisi Vitamin B dan Vitamin K. Tapi siapa menyangka, nutrisi vitamin B dan vitamin K bermanfaat secara luas. Bahkan dapat melancarkan sistem metabolisme.

Kebutuhan Vitamin B dan K dalam Tubuh

Tubuh manusia memerlukan asupan vitamin setiap hari. Jenis vitamin yang diperlukan, antara lain vitamin B dan K. Dua tipe ini memegang peranan penting dalam metabolisme. Terlebih lagi melindungi jaringan atau organ vital. Oleh karena itu, wajib memenuhi jumlah kebutuhan harian.

Kebutuhan Harian Vitamin B

Terkenal menyembuhkan penyakit beri-beri, nyatanya vitamin B punya kelebihan lain. Vitamin ini dapat mendorong kelancaran sistem metabolisme. Kekebalan tubuh akan tetap terjaga. Sehingga mencegah masuknya virus dan bakteri mematikan.

Vitamin B terdiri dari vitamin B1, B2, B3, B5, B6, B7, B9, dan B12. Kumpulan itu kemudian disebut dengan B complex. Setiap jenis memiliki fungsi masing-masing dan sangat dibutuhkan oleh tubuh. Sehingga untuk kebutuhan hariannya berbeda. Agar tetap sehat, orang dewasa membutuhkan 30 mcg/hari.

Kebutuhan Harian Vitamin K

Fungsi senyawa yang larut dalam lemak ini berkaitan dengan protein. Sedangkan, protein merupakan zat yang penting bagi tubuh manusia. Dalam sehari, ada takaran yang harus dipenuhi. Sehingga memperlancar sistem metabolisme tubuh.

Kebutuhan harian dibedakan berdasarkan usia manusia. Takaran untuk bayi tidak sama dengan orang dewasa sehingga tidak bisa dipukul rata pada semua usia.

Anak-Anak

Usia yang dianggap sebagai anak-anak adalah dari kandungan hingga belum 18 tahun. Ini berarti janin termasuk dalam kategori tersebut. Tapi untuk masalah pemberian vitamin K, dimulai dari kelahiran. Pemenuhan vitamin ini dimulai sejak usia 0 bulan.

Bayi 0-6 Bulan. Usia yang tergolong sensitif ini memerlukan 2 mcg/hari.

Bayi 7-12 Bulan. Di usia ini, bayi yang sudah mulai aktif membutuhkan 2.5 mcg/hari.

Balita 1-3 Tahun. Hari-hari anak yang aktif perlu asupan vitamin K sebanyak 30 mcg/hari.

Usia 4-8 Tahun. Di usia yang telah mengenal masa pertama sekolah membutuhkan takaran sebanyak 55 mcg/hari.

Usia 9-13 Tahun. Di usia ini memerlukan 75 mcg/hari.

Usia 14-18 Tahun. Kebutuhan vitamin K pada usia ini meningkat, yaitu 75 mcg/hari.

Dewasa

Kebutuhan vitamin K pada usia dewasa lebih tinggi daripada anak-anak. Takarannya ditentukan oleh berbagai faktor. Kondisi dan jenis kelamin juga mempengaruhi nutrisi sehari-hari.

Pria 19 tahun ke atas. Kebutuhan manusia dewasa ini sebanyak 120 mcg/hari.

Wanita 19 tahun ke atas. Usia wanita beranjak dewasa memerlukan 90 mcg vitamin K setiap hari.

Wanita hamil dan menyusui di bawah 19 Tahun. Pada kondisi dengan usia lebih rendah memerlukan 75 mcg/hari.

Wanita hamil dan menyusui 19-50 Tahun. Di usia ini dengan kondisi hamil, wanita membutuhkan sebanyak 90 mcg/hari.

Cara Kerja Vitamin B dan K Di dalam Tubuh

Sejumlah vitamin yang masuk ke dalam tubuh, tentu akan diproses. Hasil dari proses tersebut menghasilkan manfaat. Selanjutnya, nutrisi vitamin B dan vitamin K dapat menjaga daya tahan tubuh. Kedua vitamin ini tidak bisa bekerja sendiri. Membutuhkan bantuan dari sel, organ hingga jaringan tubuh.

Proses Penyerapan Vitamin K

Zat ini tergolong vitamin yang larut dalam lemak. Oleh karena itu, bergantung pada segala aspek yang berhubungan dengan lemak. Termasuk tentang penyerapannya. Proses absorbsi melibatkan empedu dan pankreas. Dua organ tersebut berperan penting dalam penyerapan pada tubuh.

Dalam tubuh manusia empedu dan pankreas melakukan sekresi. Vitamin K dari makanan yang mampu diserap usus sebesar 40% hingga 70%. Setelah itu akan bergabung dengan kilomikron. Hingga diangkat melewati saluran limfatik.

Selanjutnya vitamin yang terkenal sebagai pembeku darah ini dibawa menuju hati. Saluran darah berfungsi sebagai alat transportasi pada proses ini. Kurang lebih ada 90% vitamin K yang diterima oleh hati. Jumlah tersebut akan disimpan sebagai menaquinone.

Kemudian nutrisi ini bercampur di plasma darah, bersama Very Low Density Lipoprotein (VLDL). Setelah itu, vitamin K disebarkan ke seluruh jaringan bersama dengan darah.

Proses Penyerapan Vitamin B

Selain vitamin C, vitamin B termasuk senyawa larut di dalam air. Bentuknya berupa koenzim. Sehingga dapat menolong menghasilkan energi. Pada umumnya, makanan atau suplemen ini akan larut pada air yang ada di tubuh.

Penyerapannya berkaitan dengan sistem pencernaan dan eksresi. Hasil pemecahan enzim yang bermanfaat diedarkan ke seluruh tubuh. Sedangkan sisa olahannya, dibuang oleh ginjal dalam bentuk urin.

Aturan Pemberian Vitamin B dan K yang Dianjurkan

Setiap jenis vitamin diberikan dengan dosis tertentu. Begitu juga untuk nutrisi vitamin B dan vitamin K. Tujuannya untuk mengatasi kekurangan dan mencegah kelebihan. Karena tubuh butuh nutrisi, bukan berarti bisa dikonsumsi sesuka hati. Tubuh membutuhkan takaran yang pas. Agar sistem metabolisme berjalan seimbang.

Dosis Vitamin B

Tubuh memerlukan dosis vitamin B complex dalam jumlah tertentu. Ini bergantung pada kondisi kesehatan, usia dan jenis kelamin. Setiap jenisnya juga memiliki takaran yang berbeda. Misalnya saja vitamin B7 diberikan pada pria dan wanita dewasa sebanyak 30 mcg. Sedangkan B9 diberikan dosis 400 mcg.

Dosis Vitamin K

Meski tubuh tidak memerlukan banyak vitamin K, pemberiannya harus sesuai dosis. Karena jenis nutrisi ini penting bagi tubuh. Terutama untuk melindungi kesehatan organ yang cukup vital.

Pemberian zat larut lemak disesuaikan dengan kondisi tubuh. Pada penyakit tertentu membutuhkan pemulihan segera. Untuk pasien gangguan pembekuan darah diberikan dosis 2.5 mg hingga 25 mg. itu berlaku bagi pasien remaja dan dewasa.

Dosis tersebut akan ditingkatkan mencapai 25 mg hingga 50 mg. Hanya, baru bisa diulangi setelah 12 jam hingga 48 jam. Waktu pemberiannya juga ada aturannya. Untuk mencegah terjadinya efek samping yang tidak diinginkan.

Sedangkan pada bayi newborn, vitamin K diberikan dalam bentuk cairan. Ini berarti cairan vitamin disuntikkan pada bayi. Jumlah dosisnya dicocokkan dengan kondisi dan berat badan sang bayi.

Rekomendasi Suplemen

Nutrisi vitamin B dan vitamin K bisa didapatkan dari makanan. Hanya saja, pada kondisi kesehatan tertentu, membutuhkan asupan suplemen. Ini dapat diberikan saat terjadi defesiensi atau menderita suatu penyakit. Berikut merek suplemen yang bisa digunakan:

Merek Vitamin B

Di pasaran, vitamin ini mudah ditemukan. Ada yang dosisnya kecil hingga besar. Untuk kebutuhan sehari-hari bisa mengkonsumsi merek dengan dosis kecil. Harganya pun bervariasi.

  • Vitamin B Complex IPI. Merek ini sangat terkenal. Harganya ekonomis dan terjangkau untuk segala kalangan. Meski begitu, kandungan vitaminnya memadai. Satu botol kecil berisi 50 tablet berbentuk bulat. Cocok untuk kebutuhan harian.
  • Becom-C. Vitamin ini dapat memulihkan tubuh setelah pengobatan. Terdiri dari kandungan vitamin B complex. Sehingga dapat menjaga kekebalan tubuh. Bentuknya berupa kaplet selaput.
  • San-B-Plex Drop. Bagi yang sedang mencari suplemen vitamin B untuk anak, merek ini jagonya. Suplemen ini diperuntukkan pada bayi dan anak-anak. Bentuknya cair, sehingga biasa diminum langsung atau dicampur pada minuman.
  • Rekomendasi Vitamin K

Berbagai produk suplemen yang mendukung kecukupan vitamin K telah hadir. Kini banyak ditemui di pasaran dengan kandungan berkualitas. Berikut merek yang dijual secara umum:

  • Nourish Skin. Merek ini lebih terkenal untuk menutrisi kulit. Bentuk suplemen ini berupa kapsul. Kandungan vitaminnya sangat baik untuk menjaga kesehatan kulit. Terlebih lagi suplemen tambahan ini cocok dikonsumsi segala jenis kulit.
  • Bonesco. Produk suplemen vitamin K ini berbentuk kaplet salut selaput. Satu dus berisi 10 strip. Fungsinya untuk menjaga kesehatan otot, tulang dan sendi.

Memenuhi nutrisi vitamin B dan vitamin K sangatlah penting untuk tubuh. Kedua jenis vitamin yang berbeda ini dapat meningkatkan sistem metabolisme tubuh. Sehingga daya tahan tubuh semakin kuat. Tapi pemberian vitamin perlu dikonsultasikan dengan dokter agar tidak over dosis.

Demikian ulasan Lancarkan Metabolisme Tubuh dengan Nutrisi Vitamin B dan Vitamin K. Semoga bermanfaat.

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *