3 Gejala Penyebab Kurang Darah Pada Remaja

3 Gejala Penyebab Kurang Darah Pada Remaja
(Foto: https://pixabay.com/id/photos/sel-darah-merah-ilmu-pengetahuan-4807214/)

Segala usia bisa menderita kekurangan darah merah, begitu juga remaja. Remaja yang kurang darah atau anemia biasanya akan terlihat pucat dan kelelahan. 3 Gejala Penyebab Kurang Darah Pada Remaja. Penyebab kurang darah pada remaja bisa bervariasi. Umumnya obat dan suplemen serta konsumsi makanan sehat bisa membantu mengatasi kondisi anemia.

Penyebab Kurang Darah

Penyebab kurang darah pada remaja umumnya serupa dengan orang dewasa. Beberapa penyebab anemia, antara lain:

Kurang Zat Besi Dan Vitamin

Penyebab anemia bisa karena pola makan yang kurang tepat. Remaja yang kurang makan makanan yang mengandung zat besi bisa menderita anemia. Selain itu tubuh juga membutuhkan asupan folat dan vitamin B12. Keduanya berperan penting dalam produksi sel darah merah. Remaja yang kurang asupan folat dan vitamin tersebut akan berisiko menderita anemia.

Memiliki Penyakit Tertentu

Penyebab kurang darah pada remaja bisa terjadi karena menderita penyakit kronis. Penyakit tersebut membuat tubuh tidak bisa memproduksi sel darah merah yang cukup. Gangguan autoimun tertentu dapat menghancurkan sel darah merah sehingga menyebabkan anemia. Bagi remaja yang menderita anemia karena penyakit maka solusinya yaitu mengobati penyakit penyebabnya.

Kehilangan Darah

Anemia atau kekurangan sel darah merah dapat terjadi karena kehilangan banyak darah. Penyebab kehilangan darah juga bervariasi, misalnya karena cedera atau dalam pembedahan.

Gejala Anemia Pada Remaja

Remaja yang menderita kekurangan darah dapat dilihat dari fisiknya. Penderita anemia akan memiliki gejala umum seperti kulit yang pucat, tubuh yang lemah, mudah lelah, tidak bersemangat, dan bagian mata dapat menguning.

Orang yang menderita anemia biasanya akan lebih sering tidur siang. Remaja yang mengalami gejala tersebut perlu diperiksakan ke dokter untuk mengetahui apakah anemia atau penyakit lainnya.

Jika remaja memang menderita anemia, maka dokter bisa meresepkan obat atau suplemen. Penderita anemia perlu untuk makan makanan yang bergizi terutama yang kaya zat besi. Remaja yang anemia perlu untuk mulai memperbaiki pola makannya sehingga kebutuhan nutrisinya tercukupi.

Penyebab kurang darah pada remaja akan mempengaruhi pengobatan yang dilakukan. Jika memang karena penyakit lain maka perlu mengobati sumber penyakit tersebut. Pengobatan untuk penderita perlu sesuai dengan penyebabnya sehingga bisa cepat sembuh.

Demikian 3 Gejala Penyebab Kurang Darah Pada Remaja yang perlu anda ketahui. Semoga bermanfaat.

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *